Ahad, 19 Oktober 2008

Gadis Kecil


Tubuh itu mengingatkan daku
sebatang pinang di desa sepi
kurus dan tinggi
ketika ribut besar
pohon sekitarnya rebah terkapar
dan pohon pinang tegak menanti
sinar matari pagi

Demikianlah gadi kecil itu
kurus seperti sebatang pinang
bertahun berulang-alik melalui
penjara kawat duri menemui
ayahnya yang bertahun pula sendiri
menentang tiap penderitaan
tabah dan beriman.

Gadis kecil itu mengagumkan daku
tenang dan senyuman yang agung
dengan sopan menolak pemberianku
'saya tak perlu wang, pak cik,
cukuplah kertas dan buku.'

Usianya terlalu muda
Jiwanya didewasakan oleh pengalaman
tidak semua orang mencapai kekuatan demikian
ketabahan yang unik, mempesonakan.
Bila aku menyatakan simpati dan dukaku
rasa pilu terhadapnya

sekali lagi dia tersenyum dan berkata:
'jangan sedih, pak cik, tabahkan hati
banyak anak-anak seperti saya di dunia ini.'

Aku jadi terpaku
dia, si gadis kecil itu menenteramkan
mengawal ombak emosiku
jangan sedih melihat derita pahitnya.
Alangkah malunya hati seorang lelaki dewas
yang mahu membela manusia derita terpenjara
menerima nasihat supaya tabah dan berani,
dari anak penghuni penjara sendiri?

Sepuluh anak seperti dia
akan menghapuskan erti seribu penjara.

Jumaat, 12 September 2008

Khamis, 11 September 2008

Lirik Lagu Pretty Boy- M2M

I lie awake at night
See things in black and white
I’ve only got you inside my mind
You know you have made me blind

I lie awake and pray
That you will look my way
I have all this longing in my heart
I knew it right from the start

Oh my pretty pretty boy I love you
Like I never ever loved no one before you
Pretty pretty boy of mine
Just tell me you love me too
Oh my pretty pretty boy
I need you
Oh my pretty pretty boy I do
Let me inside
Make me stay right beside you

I used to write your name
And put it in a frame
And sometime I think I hear you call
Right from my bedroom wall

You stay a little while
And touch me with your smile
And what can I say to make you mine
To reach out for you in time

Oh my pretty pretty boy I love you
Like I never ever loved no one before you
Pretty pretty boy of mine
Just tell me you love me too
Oh my pretty pretty boy
I need you
Oh my pretty pretty boy I do
Let me inside
Make me stay right beside you

[BRIDGE]
Oh pretty boy
Say you love me too

Oh my pretty pretty boy I love you
Like I never ever loved no one before you
Pretty pretty boy of mine
Just tell me you love me too
Oh my pretty pretty boy
I need you
Oh my pretty pretty boy I do
Let me inside
Make me stay right beside you

Rabu, 10 September 2008

Dengan Mata Dahaga


kanak-kanak itu berlari
dengan mata dahaga

mereka tidak berteriak
tidak menjerit kesakitan–
kesakitan telah mereka benamkan
ke rahang kebuluran
ke liang luka bumi

tidak ada tanaman di sekitar
hanya hamparan rumput yang hangus
dan serpihan kerikil
dari lemparan batu-batu
di bawah terik matahari

mereka tidak mahu sayembara
mereka tidak kenal sayembara
mereka hanya kenal pada cengkaman
kawat-kawat berduri
merentang ke hujung sempadan

dan kanak-kanak itu terus berlari
dengan mata dahaga
ke seluruh pelosok benua
di bawah terik matahari
mencari sekeping roti untuk dibahagi

di manakah roti itu kita sembunyikan?

Selasa, 9 September 2008

Satu Mei


Merekalah menyusun lapis-lapis besi waja
Merekalah membina batu-bata
Membancuhnya dengan titik peluh
– bangunan tinggi itu masih jua meminta
lalu diberikanlah nyawanya.

Merekalah yang menyedut udara kotor
Racun gas itu berbaur di rongga
menjalari saraf pernafasannya
menghentikan detak jantungnya
–segalanya untuk upah beberapa sen cuma.

Merekalah membunyikan mesin-mesin kilang
debu dan serbuk logam berterbangan
hari demi hari berkumpul bersarang
di jantung dan paru-parunya
–jentera kilang itu masih lagi meminta
lalu kudunglah jarinya
lalu kudunglah tangannya
lalu kudunglah nyawanya
segalanya untuk upah beberapa sen cuma.

Merekalah menggali perut bumi yang sakit
lumpur dan pasir memenuhi tiap rongga
tanah lombong yang selalu mengucapkan simpati
menimbusi membungkus tubuh para pekerja
melindunginya dari pemerasan kejam
–upah yang diterimanya sekadar beras segenggam.

Merekalah mewarisi pusaka zaman
seluar sehelai baju bertampal
tikar buruk di sudut bangsal
tulang selangka dapat dibilang.

Mereka kini menyedari kekuatan diri
Mengubah wajah sebuah negeri
Menukar nama seorang menteri
Di matanya api di tangannya besi.


Rabu, 13 Ogos 2008

Penjual Air Batu

Pelan-pelan di pinggir jalan kota,
Penjual air batu suaranya ditelan deru kereta,
Ia bisa ditulikan dengan pekikan hon-hon,
Tuan-tuan yang terganggu bisa pula menghamun.

Undang-undang ialah suatu kekuasaan,
Yang biasanya untuk orang-orang bawahan,
Dan berseraklah orang-orang pakaian seragam,
Memburu tangkapan yang 'melanggar aturan'.

Anak-anak di bawah kolong, perutnya kosong,
Ah' ayah belum pulang, manakah dia?
Isteri menanti dengan hati separuh bingung,
Tunggulah, betapa ia pulang jua.

(Sampai gelap merangkak menghampiri,
Penjual air batu belum pulang lagi)

Tapi berapa kali tangkapan terjadi,
Ia usahakan untuk berjual mencari rezeki.

Bilakah ruang keadilan memberi isi,
Para penjaja dalam hayatnya wajah berseri?
Bila nanti undang-undang jadi perlindungan,
Semua manusia tanpa kasta menerima keadilan.

Selasa, 12 Ogos 2008

Cinta Dari Sebuah Kamar

dinding
bentukmu seharusnya
segi tiga supaya kudapat
melihatmu dengan teliti
dan saksama

lantai
kalau suatu pagi
aku jatuh tersungkur
aku tau
cintamu telah bermula
di hujung tumitku

meja
aku berterima kasih padamu
air yang kuletakkan
di dadamu
tak jadi tumpah

tilam
pijat-pijatmu adalah
kegirangan rama-rama
bersayap kapas
setiap malam berkeliaran
mencari mimpiku

cermin
bagaimana
tulang belakangku pagi ini?

jendela
langitmu terlalu biru
awanmu terlalu ungu
sebentar kubuka kututup
kubuka kututup
kubuka kubuka kubuka

siling
tuk tuk tuk
bunyi cicak
– ia sedang melamarmu
dengan ekornya

Isnin, 11 Ogos 2008

Kekasih

Akan kupintal buih-buih
menjadi tali
mengikatmu

akan kuanyam gelombang-gelombang
menjadi hamparan
ranjang tidurmu

akan kutenun awan-gemawan
menjadi selendang
menudungi rambutmu

akan kujahit bayu gunung
menjadi baju
pakaian malammu

akan kupetik bintang timur
menjadi kerongsang
menyinari dadamu

akan kujolok bulan gerhana
menjadi lampu
menyuluhi rindu

akan kurebahkan matari
menjadi laut malammu
menghirup sakar madumu

Kekasih, hitunglah mimpi
yang membunuh realiti
dengan syurga ilusi.

Guru Oh Guru


Dialah pemberi paling setia

setiap akar ilmu miliknya

pelita dan lampu segala

untuk manusia sebelum menjadi dewasa.


Dialah ibu dialah bapa juga sahabat

alur kesetiaan mengalirkan nasihat

pemimpin yang ditauliahkan segala umat

seribu tahun katanya menjadi hikmat.


Jika hari ini seorang Perdana Menteri berkuasa

jika hari ini seorang raja menaiki takhta

jika hari ini seorang presiden sebuah negara

jika hari ini seorabng ulamak yang mulia

jika hari ini seorang peguam menang bicara

jika hari ini seorang penulis terkemuka

jika hari ini siapa sahaja menjadi dewasa;

sejarahnya dimulakan ooleh seorang guru biasa

dengan lembut sabarnya mengajar tulis-baca


Di mana-mana dia berdiri di muka muridnya

di sebuah sekolah mewah di ibu kota

di bangunan tua sekolah di Hulu Terengganu

dia adalah guru mewakili seribu buku;

semakin terpencil duduknya di ceruk desa

semakin bererti tugasnya kepada negara.


Jadilah apa pun pada akhir kehidupanmu, guruku

budi yang diapungkan di dulang ilmu

panggilan keramat "cikgu" kekal terpahat

menjadikan kenangan ke akhir hayat.

Jumaat, 8 Ogos 2008

Balada Terbunuhnya Beringin Tua Di Pinggir Sebuah Bandaraya


Beringin tua di pinggir jalan raya
di sebuah ibu kota yang setengah muda
ratusan tahun usianya berdiri
menadah matari memayungi bumi
burung-burung berterbangan menyanyi
di sini rumah mereka, di sini keluarga bahagia
kupu-kupu berkejaran dalam senda guraunya
anak-anak bermain di keteduhan perdunya.

Tiba-tiba pagi yang hitam itu datang
geregasi teknologi menyerangnya
dengan kejam membenamkan gigi-gigi besi
sehingga terdengarlah jeritan ngeri
suara Beringin rebah ke bumi.

Sampai sekarang, tiap senjakala lembayung petang
dengarlah suara Beringin mengucapkan pesan:

Selamat tinggal, selamat tinggal wahai awan
Selamat tinggal matari selamat tinggal bulan
Selamat tinggal kupu-kupu sayang
Selamat tinggal wahai burung-burung bersarang
Selamat tinggal anak-anak bermain riang.

Namaku Beringin pohon tua yang terbuang
dimusuhi oleh rancangan bernama Pembangunan.



Rintik-rintik hujan yang jatuh berderai ke bumi menarik perhatianku. Tertumpah pandanganku yang syahdu menikmati anugerah Allah SWT buat makhluk-makhluk di bumi. Hujan itu rahmat. Rahmat buat seluruh alam ini. Rahmat Allah yang tiada tandingannya dengan makhluk-makhluk di bumi.

Aku menghulurkan tangan ke luar jendela. Merasa titis-titis air yang berderai atas tapak tanganku. Dingin. Sejuk. Sedingin dan sesejuk hatiku kini. Bukan hanya dingin dan sejuk lagi malahan beku. Kebekuan ini tak kan cair selagi tiada pemanas yang mampu mencairkannya.
Seraut wajahnya bertandang kembali dalam kotak fikiranku. Wajah yang memberi sejuta kebekuan dalam hatiku..

Rupanya cinta itu hanyalah sementara. Cinta yang hanya kekal disaat rasa membara. Cinta yang hanya kekal disaat rindu membuak-buak di dada. Saat cinta itu terasa sejuk dihati, keindahan itu terasa mati. Lalu dengan mudah mengatakan " Kau bukan lagi yang ku cinta". Sekeping hati ditinggalkan tanpa memikirkan apakah yang akan terjadi pada hati itu. Itukah sebenarnya cinta buat insan-insan yang mengagungkan cinta???????

Dari Teman


Aku ada satu cerita tentang aku. Aku kenal aku sejak aku lahir lagi. Aku kenal segala tentang aku. Aku memahami apa yang ada dalam diri aku. Aku tahu apa yang aku lalui dalam kehidupan aku. Segala pahit manis tentang aku ada dalam diri aku.
Aku, yang aku tahu pencinta kasih sayang. Kasih sayang adalah sesuatu yang utama dalam hidup aku. Biar kurang harta tetapi kaya dengan kasih sayang. Setiap insan yang hadir dalam hidup aku ibarat cahaya yang menyuluh kehidupan aku, ibarat setitis kebahagiaan yang melebar ke segenap ruang hidup aku.
Ketawa, airmata adalah penyeri hidup aku. Insan-insan yang hadir dalam hidup akulah yang mencorakkan seribu rasa, seribu perkara yang menjadikan aku tetap aku. Aku adalah seorang yang penuh dengan persoalan dalam kehidupan. Aku hidup dengan gaya dan cara yang tersendiri. Banyak yang aku pelajari yang menjadikan aku lebih dewasa, yang menjadikan aku lebih mengerti.
Aku belajar tentang persahabatan, kasih sayang, cinta, pengorbanan, kesetiaan, pengharapan dan sebuah penantian dalam kehidupan seorang yang bergelar aku. Dalam hidup aku, ramai orang datang dan pergi. Ada yang singgah memberi cinta, kasih sayang, pengharapan, penantian, persoalan, jawapan dan kemudian berlalu dan terus pergi. Ada yang berteduh seketika untuk dikasihi. Ada yang masih kekal di sisi, ada yang kadang-kadang ada, kadang-kadang tiada. Begitulah silih bergantinya insan-insan dalam kehidupan aku. Namun segalanya aku hargai sebagai kenangan dan kehidupan yang terindah.

Stress : Kawan atau Lawan



Menurut suatu kajian psikologi, stress amat penting sebagai penggalak yang memungkinkan segala tugasan. Berdasarkan lekuk Yerkes-Dodson graf peningkatan stress melawan kemampuan prestasi, keupayaan dan kemampuan melakukan sesuatu pekerjaan bergantung secara lekuk U terbalik. Keupayaan kita untuk menangani stress boleh diterima atau tidak oleh badan kita pada sesuatu titik atau tahap stress. Biasanya seseorang itu mengetahui akan keupayaan atau kemampuan optimum yang ada pada dirinya. Sebenarnya, keupayaan ini amat penting untuk seseorang mencapai sesuatu matlamat, misalnya tuntutan untuk berdaya saing dan menghadapi situasi kecemasan. Sebagai contoh, apabila seseorang mula membuka perniagaannya sendiri, maka kejayaan dan kegagalan perniagaan yang akan dilalui bergantung pada usaha yang dicurahkan, selain takdir dan nasib. Sekiranya dia berusaha terlalu kuat, misalnya bekerja lebih masa dan kurang tidur, gejala-gejala seperti mudah penat dan cepat letih akan kelihatan. Dia mudah berasa pening, loya, sakit-sakit otot serta kurang daya tumpuan. Dengan erti kata lain, penimbunan tekanan melebihi kadar yang boleh ditampung oleh minda dan tubuh akan menggugat keharmonian diri secara keseluruhan.

Maka, stress pada tahap tertentu menjadi “kawan”. Tetapi sekiranya berlebihan dan melampaui kemampuan seseorang melaksanakan sesuatu tugas, stress boleh bertukar menjadi “lawan”. Di sini timbullah persoalan, banyak manakah stress akan menjadi kawan, atau sebaliknya pula lawan? Stress yang dialami oleh seseorang itu biasanya bersifat individualistik dan idiosinkratik, dan banyak bergantung pada masa, keadaan dan daya ketahanan diri seseorang individu.

Kebanyakan kita menghadapi stress dengan baik. Dengan erti kata lain, dalam keadaan tertentu, kita boleh “mengawal” situasi di dalam dan disekeliling kita. Pada ketika inilah, kita melalui suatu tahap “keseimbangan” yang merangkumi pemikiran, perasaan dan kerohanian yang bergabung secara harmonis dan seimbang. Stress dianggap oleh minda sebagai unsur yang baik terhadap diri kita, lalu menyisihkan ke tepi sebarang ketegangan jiwa. Misalnya ketika kita hendak mengambil peperiksaan, tuntutan terhadap diri kita untuk lulus peperiksaan dan sekali gus memegang segulung ijazah akan memberikan satu bentuk tekanan. Tekanan tersebut menyebabkan utusan kimia otak atau neurotransmitter dirembeskan, lalu merangsang pembebasan hormon dan bahan kimia tertentu ke dalam tubuh. Tekanan tersebut juga akan menyebabkan kita semakin peka terhadap alam sekeliling, lantas menyebabkan pergerakan otot kita menjadi cepat. Ekoran itu juga kita menjadi lebih cekap serta sentiasa bersiap sedia untuk menghadapi sebarang kemungkinan yang kita sendiri tidak pasti. Sekiranya gabungan dan kerjasama yang terjadi antara unsure yang membentuk “keseimbangan” tersebut terlerai , misalnya kita tidak bersedia untuk mengambil peperiksaan disebabkan oleh kurangnya persiapan, kita akan mula meragui tahap kemampuan kita, lalu menjerumuskan kita kepada suatu keadaan ketegangan fikiran serta ketegangan otot badan. Kita tidak seterusnya tidak merasai relaks dan mengalami tekanan yang berlebihan.

Akibat melaksanakan sesuatu yang diluar kemampuan, maka akan timbullah gejala-gejala stress. Jika seseorang itu sanggup melakukan segala apa yang terdaya oleh dirinya mengikut persiapan yang ada, atau bersedia untuk menerima sesuatu keputusan, maka bebanan atau tekanan yang dialami akan dirasai berkurangan. Misalnya anda dapat mengimbangi antara persediaan untuk menduduki peperiksaan dan pengharapan untuk lulus dengan cemerlang. Sekiranya anda gagal mengimbanginya atau keluarga anda terus menuntut kecemerlangan dan bukannya kelulusan semata-mata dalam peperiksaan, maka tentu sekali tekanan akan dirasai semula. Kita akan berasa bahawa kelulusan dalam peperiksaan mencabar maruah, dan kegagalan pula bererti bencana. Apabila kita tidak sanggup gagal walaupun sekali, sedangkan kita tahu persediaan untuk berjuang dalam peperiksaan hanya bersifat “ala kadar”, maka gejala-gejala stress seperti sakit kepala, tegang urat saraf dan sukar untuk tidur akan menjadi ketara. Gejala penyakit-penyakit lain yang berkaitan, seperti sakit perut dan dada, atau penyakit kecelaruan psikiatrik seperti kemurungan atau histeria juga boleh berlaku. Tidak menghairankan, jika kita sering terserempak dengan situasi seseorang pelajar perempuan itu tiba-tiba menjerit meracau dan akhirnya pengsan ketika sedang membaca buku atau sebagainya. Jika dianalisis lebih lanjut, didapati bahawa tekanan perasaan dan konflik jiwa ini berpunca bukan sahaja berpunca daripada konflik untuk berjaya dalam pelajaran, tetapi dalam masa yang sama terasa diri terpinggir, kerana asyik sibuk bermain cinta ala Romeo dan Juliet.

BuNGa CiNTa


"Masih terpahat di dalam ingatanku begitu syahdu tika menyusur kenangan denganmu. Walaupun ku tahu begitu lama pergimu tak kembali, menguntum rindu di atas ranting usiaku. Ku gagahkan hati ini dan musim berganti... Meninggalkan kesan yang bagiku begitu mendalam. Tapi aku menerima ini sebagai satu pengalaman. Sehingga kini tidak mampu untuk ku hindari ingatanku terhadapmu. Terbayang diruangan mata lalu…jernih dan berkaca. Aku menangis lagi sendiri. Entah pada siapakah... ingin ku luahkan rasa sepiku dan rinduku padamu. Mungkin tak... siapa yang bakal mengerti perasaanku ini. Sehingga kini perasaan ini terus bersemadi dan aku rasa begitu sungguh sunyi melewati hari-hari ku yang sunyi. Ku harunginya jua tanpa dirimu disisi."

Tanda-tanda Serangan


* Argulus melukai kulit untuk mendapatkan darah mangsanya sehingga sering menimbulkan memar merah pada bekas "gigitannya". Selain itu, kehadiran parasit ini mudah dilihat dengan mata kasar berupa mahluk panjang berbentuk bulat mendatar dengan diameter 5 - 12 mm. Sepasang bintik mata dapat dilihat dibahagian kepalanya.

* Ikan yang dijangkiti akan menjadi gelisah, meluncur ke sana ke mari, atau terkadang melompat keluar dari permukaan air; serta menggosokkan badannya pada dasar akuarium atau dekorasi dan benda lainnya. Serangan yang parah boleh menyebabkan ikan manjadi malas , hilang selera makan, dan warna berubah mejadi opak sebagai akibat produksi lendir yang berlebihan.

Pencegahan dan Perubatan


* Senyawa organ fosforus diketahui efektif dalam menghilangkan Argulus.

* Alternatif lain adalah dengan perendaman jangka pendek dalam luratan standard formalin (37-47 %) sebanyak 0.125 mg/liter air selama satu jam atau dalam larutan kalium permanganat dengan dosis 10 mg/liter selama 30 minit. Lakukan aerasi selama proses perendaman dilakukan.

Penyakit Ikan

Argulus

* Argulus atau kutu ikan merupakan parasit ikan dari golongan udang-udangan keluarga Branchira. Parasit ini masuk ke dalam akuarium biasanya melalui benda hidup. Diketahui ada sekitar 30 spesies Argulus. Dua diantaranya adalah Argulus foliatus dan Argulus japonicus

* Sifat parasit Argulus cenderung kepada suhu. Mereka mancari inangnya secara aktif dan dapat berpindah dengan bebas pada tubuh ikan atau meninggalkannya. Argulus diketahui dapat bertahan selama beberapa hari diluar tubuh ikan.

* Argulus menyerang ikan dengan menggunakan alat penghisap khusus. Binatang ini akan menembuskan mulut jarumnya pada tubuh ikan untuk menyuntikkan anti koagulan darah. Kemudian parasit ini akan menghisap darah dari inangnya.

* Argulus biasanya mengawan dalam air terbuka. Argulus betina dapat menghasilkan 100 butir telur atau lebih yang dilekatkan pada permukaan benda padat. Telur akan menetas selepas 25 hari. Larva Argulus dengan ukuran 0.6 mm bersifat planktonik sebelum akhirnya menyerang ikan. Larva ini akan bersalin kulit selama 8 kali sebelum mencapai dewasa dengan ukuran 3 - 3.5 mm. Hal ini berlangsung dalam waktu 5 minggu.

* Tahap serangan Argulus bergantung pada saiz ikan dan jumlah individu parasit yang menyerang. Namun begitu, ia tidaka akan membunuh ikan. Akan tetapi lukanya boleh menyebabkan serangan kulat dan bakteria.

* Serangan yang sangat parah akan menyebabkan kehilangan banyak darah, atau osmotik akibat luka-luka yang terbuka. Serangan yang sangat parah dapat menyebabkan kematian. Argulus diketahui dapat menjadi vektor penyakit lainnya.

Khamis, 7 Ogos 2008

Suasana


Seorang perempuan bersamfu hijau
dari tingkap dapur rumahnya berteriak
dan bertanya sambil membungkus Nien Kau
lalu tertawa mengangkat tudung periuk
wap panas menjulang harum kanji nasi
Dan dari rumah sebelah terdengar suara lunak
perempuan berbaju kurung menjawab senyum
sedang jari-jarinya lincah mengisi ketupat
dan sesekali menyudip serunding di kuali
segar selera dicecah baunya yang wangi.

Dari kejauhan suara-suara muda yang riang
pekikan dan tertawa di antara letupan mercun
dan kedua ibu saling memandang dan tersenyum
tanpa seruan pura-pura dari pentas-pentas politik
hati mereka bersalaman dan saling berpelukan
atas kesederhanaan rasa dan nasib yang sama.

Esoknya kuih pau dan ketupat bertukar pinggan
mereka saling menerima dan memberikan kepunyaan
dan dari kedua telaga hati berkocak mesra
mengucapkan Kong Hee dan Selamat Hari Raya.



Ahad, 3 Ogos 2008

Pemerolehan Bahasa

Pemerolehan bahasa dikaitkan dengan penguasaan sesuatu bahasa tanpa disedari atau dipelajari secara langsung iaitu tanpa melalui pendidikan secara formal untuk mempelajarinya, sebaliknya memperolehnya dari bahasa yang dituturkan oleh ahli masyarakat di sekitarnya. Beliau seterusnya menegaskan bahawa kajian tentang pemerolehan bahasa sangat penting terutamanya dalam bidang pengajaran bahasa. Pengetahuan yang cukup tentang proses dan hakikat pemerolehan bahasa boleh membantu bahkan menentukan kejayaan dalam bidang pengajaran bahasa.

Pada umumnya, setiap bayi yang normal akan mengalami proses perkembangan bahasa secara berperingkat-peringkat dan bersifat arbitrari. Perkembangan bahasa akan menjadi lebih mantap dan sempurna mengikut perkembangan usia kanak-kanak tersebut.

Dalam perkembangan bahasa, tempoh vokalisasi pralinguistik atau tempuh mengagah boleh dibahagikan kepada lima tahap iaitu tahap tangisan, “cooing”, tahap bermain dengan vokal, tahap “canonical babbling” (bermula pada umur 6 bulan) dan tahap “conversational babbling” yang bermula pada umur lebih kurang 10 bulan.

Seterusnya apabila mencapai umur 12-18 bulan, kanak-kanak akan mula menggunakan bunyi atau satu kata untuk merujuk kepada sesuatu yang bermakna, misalnya bunyi “kereta” untuk merujuk kepada benda kereta atau mengujarkan satu kata “kereta” untuk mewakili satu ayat yang mungkin bermakna “Mama, saya nak naik kereta”.

Apabila menjangkau umur 18-24 bulan, kanak-kanak sudah dapat menghasilkan kata-kata yang membentuk ayat pendek. Peringkat mengagah yang berlaku dalam tahun pertama kanak-kanak merupakan satu proses yang normal.

Vokalisasi kanak-kanak seterusnya akan berkembang mengikut perkembangan umur kanak-kanak berkenaan.

Apakah Gejala Stress?

Bilakah kita dikatakan mengalami gejala stress? Gejala stress kadangkala dilihat sebagai “musuh” dan “unsure yang bersifat negatif”. Apatah lagi, sekiranya stress ini “mencuri” sedikit kesempatan yang sepatutnya diperuntukkan bagi memupuk atau memperbaiki perhubungan dan kebahagiaan keluarga. Apakah ini bencana atau rahmat yang menimpa? Samada hakikat ini harus diterima secara manis atau tidak, inilah realiti kehidupan yang terpaksa dihadapi. Stress, sekiranya terbiar tanpa diurus, akan menjadi sumber kepada ibu segala penyakit yang akan membawa seribu kemudaratan dan kesengsaraan.

Gejala stress boleh menyerang secara diam-diam. Ada kalanya seseorang itu tidak sedar bahawa dirinya telah diserang dengan gejala stress. Ada kalanya, bukan kita, tetapi orang lain, seperti ahli keluarga dan kenalan yang perasan akan perubahan pada diri kita, lalu menanyakan sama ada kita menghadapi stress atau sindrom tekanan. Kebiasaannya perubahan yang berlaku pada ahli keluarha atau sesuatu peristiwa yang berlaku dalam ikatan kekeluargaan juga boleh memberikan tekanan kepada kita.

Kita sedang menyiapkan sesuatu kerja pejabat yang perlu diusahakan dalam tempoh singkat dan sangat kritikal. Tetapi secara tiba-tiba kita diberitahu bahawa ibu tiri yang kurang kita senangi sejak kecil meninggal dunia secara mengejut. Apabila kita berhadapan dengan situasi seperti ini, pasti kita berada dalam dilemma, kita sedar kita kini mempunyai tugas besar yang perlu diselesaikan di pejabat, tetapi dalam masa yang sama, kita juga terpaksa menerima kenyataan bahawa kita harus balik ke kampung untuk menziarahi pengebumian ibu tiri, walaupun hakikatnya kita kurang rapat dengannya sama ada dari segi emosi atau peribadi. Dalam situasi seumpama ini, kita tersepit antara memilih tuntutan daripada majikan, atau tuntutan kekeluargaan dengan desakan norma kemasyarakatan. Sekiranya kita balik ke kampung, kita telah menunaikan tanggungjawab sebagai ahli keluarga yang baik. Sekiranya kita meneruskan kerja yang penting itu, kita telah melunaskan kecemerlangan tugas terhadap organisasi yang kita anggotai.

Berdasarkan situasi ini, stress bermula dengan keadaan “eustress”, yang bermaksud kita belum merasakan apa-apa kesa yang negatif secara emosi atau pemikiran. Pada peringkat ini, kita masih melakukan kerja dengan penuh rasa gembira. Apabila kerja semakin banyak yang harus diselenggarakan, atau kerja harus disiapkan lebih awal, atau kita berhadapan dengan tuntutan lain yang sama pentingnya seperti kes tadi, maka perasaan bimbang pula mula tercetus. Pada masa inilah, gejala stress akan menjelma. Dari segi emosi pula, mulai timbul perasaan tidak enak, seperti rasa bimbang, menggelabah, sugul dan ketegangan pada otot-otot anggota badan.

Tugas atau tanggungjawab untuk menyiapkan kerja seperti yang diarahkan atau diamanahkan kepada kita amat penting agar organisasi kita mendapat sesuatu urusan, seperti kontrak perniagaan . Maka akibat kecelaruan fikiran ini, timbul perasaan marah serta mudah melepaskan geram tanpa bertempat seperti “ Mengapalah ibu tiriku meninggal dunia pada saat aku terlalu sibuk dan memerlukan masa yang sepenting ini untuk membereskan kerja pejabat?” Kita yang dahulunya bersikap bertimbangrasa dan penyabar tiba-tiba melenting menjadi pemarah. Walaupun tidak berlaku pada semua keadaan, ada kalanya apabila terlalu marah, perasaan dan pertimbangan kita menjadi di luar kawalan. Keadaan ini jika tidak ditangani dengan bijak, boleh memungkinkan suatu krisis dan tekanan jiwa. Oleh itu, setiap orang harus bersabar dan membuat pertimbangan yane sewajarnya ketika menangani sesuatu masalah. Jangan membuat tindakan melulu dan sentiasa beringat bahawa setiap masalah pasti ada jalan penyelesaiannya. Bertafakur sejenak dan fikir dengan waras sebelum bertindak.

Perasaan cemas dan kebimbangan merupakan amaran awal bahawa seseorang itu sedang berada dalam keadaan stress. Oleh itu, kita harus mengenali perubahan-perubahan ini agar kita lebih mudah memahami perasaan diri sendiri. Kita harus mengetahui, bahawa perasaan bimbang dan cemas ini adalah normal bagi seseorang yang menghadapi tekanan. Walau bagaimanapun, jika perasaan tersebut berlaku amat kerap, berterusan sehingga mengganggu kerja-kerja harian dan berkait dengan perasaan sugul serta mengasingkan diri daripada dunia, awas, kita mungkin sedang mengalami stress sebagai penyakit.

Jangan biarkan keadaan ini menguasai diri kita. Berjumpalah dengan doktor pakar sakit jiwa atau kaunselor untuk mendapat khidmat nasihat dan bimbingannya.

Jumaat, 1 Ogos 2008

Skype vs YM

Mana lebih hebat.
Mula-mula kenal YM.......wah hebatnya. Tapi lepas tu banyak masalah. Kena sekat lak laluannya. Tensennye......
Lepas tu tukar ke Skype.........advance.....xde tapisan......thanz pd yg berkenaan.......hilang kesunyian........
Bg yg kesunyian .......... apa lagi.......anda perlu perubahan.......
tapi semua tu terpulang le pada diri sendiri...

Antara cinta dan simpati





mANE 1 PilIHAN anda???


Sunyi

Anda suka atau sebaliknya.

Hubungan 3 segi

Apa pendapat anda???

Andai ku punya waktu ...

Akan ku pahatkan rangkaian nama-nama insan yang ku sayang

Menjadi sebuah tugu yang indah

Akan ku kotakan ikatan janji

Pada setiap insan yang pernah aku taburi

Akan ku laksanakan segala tugas dengan sepenuh ikhlas dihati,

Biar semua gembira,

Biar semua bahagia,

Kerana itulah yang diharapkan oleh semua.

Andai ku punya waktu...

Akan ku ubati segala kelukaan,

Pada setiap insan yang pernah ku sakiti

Akan ku pamerkan kegembiraan dalam diri

Sehingga tidak timbul salah dihati,

Akan ku jalinkan bunga-bunga mekar

Menjadi sebuah kalungan nan indah.

Meskipun aku tahu kegembiraan bukan lagi milikku. ..